Super lengkap untuk bisnis Kelas Menengah ke bawah bagian 2

Seperti sudah dijelas kan di awal, penggunaan prosesor Bay trail berdampak sangat signifikan untuk encoding video secara offline mengguna kan NAS ini. Sehingga saat mengakses file video dengan multiple device yang berbe da, NAS ini sanggup memproses file terse but sehingga akses video tersebut menja di lebih cepat dibandingkan NAS konven sional. Dengan hadirnya integrated me dia player serta adanya konektor HDMI, menonton film pun akan lebih me nyenangkan dan lebih simple.

Ketika dilakukan pengujian dengan menggunakan 8 buah HDD dari Western Digital Red yang memang didesain khu sus untuk NAS, produk ini mampu men genalinya dengan baik. Langkah setelah instalasi adalah pemilihan tipe RAID yang akan digunakan. Kali ini memilih menggunakan tipe RAID5. Ketika dilaku kan tes baca, produk ini sanggup membe rikan kecepatan sampai 355MBps dengan menggunakan sofware Intel NAS Perfor mance Test. menguji produk ini selama beberapa hari dalam keadaan me nyala. Suhu yang dicapai terbilang dingin.

Dengan suhu ruangan 25 derajat, NAS ini mencatatkan suhu prosesor sekitar 33 de rajat dan putaran kipas hanya sekitar 400 rpm. Sehingga bisa dikatakan NAS ini ter bilang dingin. Walaupun NAS ini ditujukan untuk kelas small to medium business, melihat dukungan feature multi network dan har ganya yang terbilang premium untuk harga pasaran NAS di Indonesia, berkesimpulan bahwa NAS ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan enterprise. Ditambah lagi NAS ini sudah mendukung enkrips AES 256-bit sehingga keamanan data pengguna lebih terjamin.

Super lengkap untuk bisnis Kelas Menengah ke bawah dari NET89

Super lengkap untuk bisnis Kelas Menengah ke bawah dari NET89. QNAP sebagai salah satu produsen NAS ternama kembali mengerluarkan sa lah satu produknya dengan dukungan 8 bay dan kemampuan maksimal 4TB per bay. Dengan demikian NAS ini mampu menampung maksimal 32TB. QNAP NAS TS-853 Pro demikian nama NAS tersebut menggunakan prosesor Baytrail terbaru dengan 4 core dari Intel yang mampu ber jalan dengan clock sebesar 2.41GHz ketika dibutuhkan. Prosesor Intel Baytrail dike nal hemat daya dengan maksimum daya hanya sekitar 10 watt saja. Sehingga un tuk NAS kelas small to medium business dengan kebutuhan up time 24 jam non stop tentunya pemilihan prosesor hemat daya sangat dipertimbangkan.

Yang menarik adalah prosesor baytrail ini mempunyai feature Quick Sync yang memudahkan encoding file video. Feature ini tepat untuk pengguna yang berencana untuk menggunakan NAS ini sebagai penyimpanan data multimedia terutama file video. Produk ini tersedia dalam dua seri, 2GB dan 8GB RAM. Sedangkan maksimum RAM yang bisa digunakan adalah 8GB dengan 4GB untuk masing-masing slotnya. Total daya yang dibutuhkan oleh NAS ini ketika sedang beroperasi penuh sekitar 59 watt, dan hanya sekitar 1 watt ketika sedang dalam mode sleep.

NAS QNAP ini hadir dengan casing berbahan metal dengan finishing yang rapi. Terdapat 4 buah colokan Gigabit LAN sehingga pengguna hanya membutuhkan sebuah NAS untuk 4 buah jaringan yang berbeda dengan IP yang berbeda pula. NAS ini juga dilengkapi dua buah colokan USB 3.0 serta dua buah colokan USB 2.0 di panel belakang. Sedangkan di panel depan terdapat satu buah colokan USB 3.0. USB tersebut dapat digunakan untuk USB printer maupun USB storage. Di panel belakang terdapat juga colokan HDMI. Pada panel depan tersedia LCD yang memudahkan untuk memonitor NAS tersebut, mulai dari IP yang digunakan sampai dengan suhu NAS.

 Instalasi HDD ke dalam NAS cukup mudah. Namun pengaturan atau setting bisa dikatakan rumit untuk pengguna awam. Pasalnya menu standar yang diser- takan oleh NAS ini sangat kompleks wa laupun user interface yang digunakan oleh NAS ini sudah terbilang bagus dan menawan. Namun bagi pengguna yang sudah biasa menggunakan NAS akan me rasa terkejut. Banyak sekali komponen plugin yang bisa di download dan kemu dian di install ke dalam NAS ini.

Sehingga pengguna dapat mengkustomisasi secara maksimal untuk kebutuhan spesifik mereka. NAS ini dapat dikonfigurasi untuk be berapa macam tipe RAID, seperti RAID0, RAID1, RAID5, RAID6, RAID10, single disk atau bahkan JBOD. Performa yang diha silkan oleh NAS ini terbilang mengesan kan. Bahkan jika ingin menggunakan SSD cache, hal tersebut bisa dilakukan. De ngan SSD cache, performa akan bertam bah secara signifikan terutama untuk file yang sering diakses.