Jangan Takut Makan Ikan Bag3

Nah, dalam pedoman barunya, mereka mendorong mamil untuk lebih banyak mengonsumsi ikan, tapi hanya 2-3 porsi seminggu, dengan memilih jenis rendah merkuri dan mengurangi konsumsi ikan bermerkuri tinggi, semisal tuna.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Bagaimana dengan konsumsi suplemen DHA? Dr. Maria Makrides, ketua penelitian dari Women’s and Children’s Health Research Institute di North Adelaide, Australia, mengatakan, suplemen DHA un tuk mening katkan kemampuan visual janin tidak diperlukan selama mamil berada dalam kondisi sehat, cukup nutrisi, dan selalu mengonsumsi asupan bergizi. Kondisinya akan berbeda bila mamil kekurangan nutrisi yang mengandung DHA. Untuk kasus ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter obgin Mama perihal perlu suplemen atau tidak.

Bisa juga Mama mengubah pola makan dengan berkonsultasi pada ahli gizi. IKAN LAUT VS IKAN AIR TAWAR Ikan air laut memang berisiko terkena merkuri, padahal ikanikan yang berada di laut dalam dan berminyak mengandung DHA yang tinggi. Tenang, Ma, ada beberapa cara untuk menyiasatinya. Pertama, pilih ikan air laut dengan kadar merkuri yang rendah. Ikan salmon, teri, dan nila adalah beberapa ikan air laut dengan kadar merkuri paling sedikit. Cukup konsumsi ikan-ikan tersebut dua kali seminggu secara bervariasi untuk mengurangi paparan dari merkuri yang terkandung di dalam tubuh ikan. Sementara ikan dengan kadar merkuri yang sangat tinggi, semisal ikan hiu, pari, marlin, dan todak, agar dihindari.

Kedua, Mama bisa memilih ikan air tawar untuk memenuhi kecukupan DHA selama hamil. Selain tak mengandung merkuri, ikan-ikan ini juga mudah didapatkan di pasar dengan harga terjangkau, dari ikan patin dengan kandungan DHA yang tinggi, lele, tenggiri, hingga kembung. Ketiga, untuk mamil yang alergi ikan atau vegetarian, penuhi kebutuhan DHA dengan mengonsumsi bahan pangan lainnya, seperti: telur, kacang kenari, kacang almond, brokoli, bayam, flax seed (minyak biji rami), chia seed, dan edamame (kedelai jepang). Memang, sih, dibandingkan bahan-bahan pangan tersebut, ikan tetap paling kaya DHA. Namun, sebagai variasi menu makanan, tak ada salahnya memasukkan bahan pangan itu ke dalam menu sehari-hari mamil.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *