Kedaluarsa Restoran Waralaba Bag5

Maka mereka sangat ketat mengurusi kualitas bahan masakan. Di Cina, Yum! menghadapi penurunan omzet drastis karena dugaan penggunaan daging yang terkontaminasi bakteri. ”Pemegang lisensi waralaba kami di Indonesia memastikan bahwa prosedur tersebut telah dilakukan,” kata Pankaj Batra. Masalahnya, aturan di negeri ini melarang perpanjangan masa kedaluwarsa. Beberapa waktu menelisik, Tempo dan BBC mendapatkan informasi bahwa polisi sudah mulai menyelidiki dugaan penggunaan produk kedaluwarsa ini. Di gudang penyimpanan produk Pizza Hut di PT Kiat Ananda Cold Storage, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, seorang pegawai yang bertugas di gudang berpendingin mengatakan polisi sudah dua kali ke sana. ”Mereka datang sebelum Ramadan dan memeriksa daging milik Pizza Hut,” kata pegawai yang mengenakan kemeja bertulisan ”Pizza Hut” di saku kirinya itu.

Mampu Dimiringkan Hingga Sudut 60 Derajat ala FIN888

Mampu Dimiringkan Hingga Sudut 60 Derajat ala FIN888 – dell kembali menghadirkan touch mo nitor terbaru mereka, penerus seri se­ ­ belumnya, yakni ST2220T. Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh S2240T dibandingkan dengan seri sebelumnya yakni tipe layar yang berbeda, rasio kontras yang lebih tinggi, dan wall mountable. Berwarna dasar hitam dengan stand berwarna silver, Dell S2240T memiliki dimensi 370.8mm (H) x 522.5 mm (W) x 205.7 mm (D) dan bobot 3.4 kg.

Terdapat empat buah tombol pada bagian kanan bawah monitor yang berfungsi untuk melakukan pengaturan dan satu buah tombol power. Pada bagian belakang terdapat interface DVI­D, HDMI, VGA, jack audio­out, dan USB Upstream. Dell S2240T memiliki lebar layar 21.5” dan response time 12ms. Tipe layar yang digunakan adalah LED dengan material kaca glossy. Terdapat bezel sekitar 5cm yang memudahkan Anda untuk memegang pinggir monitor ketika ingin melakukan scrolling pada layar. Dell S2240T memiliki resolusi 1920 x 1080 dengan rasio kontras 8000000:1.

Berbeda dengan seri sebelumnya yang hanya memiliki rasio kontras 50000:1, S2240T menghasilkan gambar yang tajam dan jernih dari sudut 175° sekalipun. Keunikan yang terdapat pada Dell S2240T adalah ergonomic stand yang memungkinkan untuk memiringkan monitor hingga 60°. Kemiringan tersebut cocok untuk browsing ataupun mengetik. Feature yang terdapat pada Dell S2240T salah satunya power saving yang akan otomatis melakukan dim pada layar jika monitor tidak digunakan. Konsumsi daya 20W yang digunakan oleh Dell S2240T disinyalir 28.57% lebih rendah dibanding seri sebelumnya.

Untuk mengaktifkan feature touchscreen disediakan satu buah kabel upstream yang harus dihubungkan ke PC menggunakan port USB. Selanjutnya monitor dapat mengenali beberapa gestures standar Windows 8 dan mampu membaca hingga 10 titik sentuhan secara bersamaan. Tingkat responsivitas yang tinggi membuat Dell S2240T nyaman digunakan untuk mengetik menggunakan on­screen keyboard. resolusi 1080p terlihat tajam dan jernih sampai dengan sudut 175 derajat sekalipun.

Sumber : https://net89.net/

Ancaman di Balik Perut Buncit Bag5

Sirosis merupakan penyakit yang menyebabkan sel-sel hati yang normal menjadi rusak dan kemudian digantikan oleh jaringan parut. Inilah yang berpotensi menyebabkan kanker ataupun gagal hati. Proses dari perlemakan hati hingga menjadi kanker 40-60 persen terjadi setelah 5-7 tahun mengalami peradangan. Bahaya lemak visceral sudah banyak diteliti. Salah satunya riset yang dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine pada akhir tahun lalu.

Hasil penelitian menunjukkan, meski berat badan terbilang ideal, orang yang memiliki perut buncit berpotensi dua kali mengalami kematian dini dibanding mereka yang mengalami obesitas. Penelitian yang diketuai profesor spesialis penyakit jantung di Mayo Clinic, Amerika Serikat, Francisco Lopez-Jimenez, menemukan mereka yang berat badannya ideal tapi bagian perutnya subur, umurnya lebih pendek dibanding mereka yang gemuk.

Memahami Skrining Pendengaran Pada Bayi Bag3

Namun otitis media yang kronik dan berat dapat menyebabkan ketulian permanen. ? Bayi yang terlalu lama di ruang NICU. Penyebabnya bisa lantaran mengalami infeksi berat sehingga harus mendaat perawatan di rumah sakit. Infeksi berat ini bisa diakibatkan kelainankongenital yang dibawa sejak di rahim. Atau bayi memiliki kadar bilirubin dalam darah lebih dari 10%.

Baca juga : Kerja di Jerman

Pada kondisi ini, bayi diduga mengalami infeksi berat, hemolisis autoimun (yaitu sel-sel darah putih menghancurkan sel-sel darah merah), atau kekurangan enzim tertentu. Jika tidak segera ditangani, bilirubin dapat me racuni otak (acute bilirubin encephalopathy). Kondisi tersebut dapat juga merusak saraf sehingga menyebabkan tuli, cacat, terhambatnya pertumbuhan hingga kematian. Jadi sepakat ya Ma, kalau skrining pendengaran memang sangat penting.

Waspada Bila Sulit Bicara

Gangguan pendengaran terkadang baru diketahui saat anak sedang belajar bicara di usia 2 tahunan. “Kalau usia ini anak tampak belum bisa bicara, biasanya akan dilihat, apakah karena ada gangguan pendengaran atau hanya kurang stimulasi. Dokter umumnya juga akan melakukan tes pendengaran. Sebab, anak yang mengalami gangguan bicara, sering kali berawal dari gangguan pada  pendengarannya , ” jelas Rita. Jadi, jika sampai 2 tahun anak belum bisa bicara atau belum bisa merangkai dua kata, tak ada salahnya dikonsultasikan kepa da dokter ya, Ma. Mungkin hasilnya si kecil baik-baik saja, namun bila memang ada gangguan pende ngaran, ia dapat memperoleh penanganan yang tepat.

Tentang Tes Pendengaran

  1. merupakan bagian dari pemeriksaan fisik menyeluruh pada bayi dalam 24 jam pertama setelah bayi lahir. 2. Oto Acoustic Emission (OAE) adalah pemeriksaan menggunakan alat OAE yang dilakukan 10 detik per telinga, guna mendeteksi adanya hambatan di saluran telinga luar, di cairan tengah, dan kerusakan rambut sel di rumah siput ( koklea). Hasil pengukuran “pass” berarti fungsi pendengaran normal, dan “failed/efer” jika perlu pemeriksaan ulang. 3. Branstem Evoked Response Auditory (BERA) atau Auditory Brainstem Response (ARB) , untuk mendeteksi adanya kelainan di koklea, sistem saraf pendengaran, dan jalur auditori pada stem batang otak. Umumnya dilakukan pada balita dengan keterlambatan bicara (delayed speech), memiliki cacat ganda,dan autisme. Tes ini juga bisa menentukan jenis ketulian, bila ditemukan kelainan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/